Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas 1 Surabaya menyiapkan empat alat thermo scanner. Tiga unit ada di Bandara Juanda dan satu unit di Pelabuhan Tanjung Perak. Pemasangan ini dilakukan sejak Januari 2020 mengantisipasi penyebaran virus corona.
3 Thermal scanner terpasang di Bandara Juanda. Masing-masing 1 unit di kedatangan umroh/haji Terminal 1, kedatangan internasional Terminal 2 dan keberangkatan internasional Terminal 2 (Sebelum area imigrasi).
"Pemasangan 3 alat ini Bandara Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak ini dilakukan sejak Januari 2020, agar virus corona tidak menyebar ke wilayah Jawa Timur," kata Kepala Kantor KPP Muhammad Budi Hidayat kepada wartawan di lokasi pemeriksaan penumpang dari luar negeri, Selasa (3/3/2020).
Saat turun dari pesawat, jelas dia, penumpang dilakukan pemeriksaan melalui thermo gun, diberikan masker dan mengikuti petugas melewati gate yang ada alat thermo scanner.
Penumpang dari luar negeri isi formulir/ Foto: Suparno |
"Nanti terlihat suhu badan tinggi dan tidak. Kalau suhu badan tinggi akan dijemput petugas dan diarahkan ke ruang isolasi. Jika sudah dirawat sementara, akan dirujuk ke RS yang telah menyiapkan ruang isolasi. Salah satunya RSU dr Soetomo," jelasnya.
Salah satu penumpang yang datang dari Singapura, M Nawawi (38) asal Madiun mengaku pihaknya keluar dari pesawat mendapat pemeriksaan lalu melewati thermo scanner.
"Saya setuju pemeriksaan ini agar virus corona tidak menyebar ke Jawa Timur," jelas Nawawi usai turun dari Singapura Airlane SQ 938.
Dia mengaku tidak takut dengan virus corona. "Sebab, orang-orang yang kena virus corona bertemu dengan orang-orang yang terpapar virus corona," tambahnya.
Tonton juga Menkes Sambangi RS Mitra Keluarga Depok, Imbau Semua Tak Panik :
(fat/fat)"pelabuhan" - Google Berita
March 03, 2020 at 12:03PM
https://ift.tt/3ar3UdJ
Cegah Corona Masuk Surabaya, Thermo Scanner Dipasang di Bandara dan Pelabuhan - Detiknews
"pelabuhan" - Google Berita
https://ift.tt/2ZQ16TD
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

No comments:
Post a Comment